Intermezzo

NO LIFE IS USELESS

Oleh Yudas Alno (Mahasiswa PBI STKIP Pamane Talino)

 

Pernahkah Anda dikatai “tidak berguna” ataupun “sia-sia” didalam hidup Anda? Bagaimana perasaan Anda setelah mendengar kata-kata itu? Saya rasa kita semua pasti setuju jika dikatai “tidak berguna” pasti marah dan mungkin sebagian jiwa kita merasa sedih setelah mendengar kata itu. Di dalam dunia dan di era yang hampir serba digital ini, persaingan hidup semakin ketat dan satu persatu saling menjatuhkan. Semua orang berlomba-lomba mengejar materi duniawi. Tetapi di sini  saya tidak menyalahkan materi duniawi. Saya hanya akan berfokus pada perkataan “tidak berguna” tadi.

Selain orang lain mengatai kata itu kepada Anda/saya, kita juga mungkin pernah berpikir dalam kepala: “hidup ku tidak berguna” (mungkin karena kita sedang pengangguran). Mengapa kita berpikir demikian? Bisakah Anda memberikan alasan mengapa Anda mengatai diri anda di dalam pikiran anda bahwa hidup anda “tidak berguna?”

Apakah alasannya karena anda tidak punya uang untuk apa yang ingin Anda beli? Atau tidak punya mobil untuk liburan sehingga rencana Anda tidak sesuai dengan realitanya? Jika Anda berpikir demikian, saya pikir Anda keliru. Mengapa Anda mengatakan hidup anda tidak berguna hanya karena Anda tidak punya kekayaan atau hanya karena rencana Anda gagal? Apakah Anda akan mati jika tidak punya kekayaan?

Anda harus tahu dan sadar bahwa selama Anda masih hidup, masih sehat dan masih punya otak yang normal untuk berpikir, Anda masih punya kesempatan untuk melakukan apapun yang Anda inginkan. Hal yang terpenting itu adalah Anda harus berpikir positif. Jika Anda ingin mengeksekusi tujuan Anda menjadi kenyataan, yang perlu dilakukan ialah mencari orang yang bisa membantu serta memiliki rencana ataupun impian yang sama. Gunakanlah waktu yang tersedia sebaik mungkin.

Anda juga harus mengetahui dan meyakini suatu kata yaitu “nothing is impossible to happen in the world”. Apabila Anda masih merasa bingung dan bimbang mengenai hidup Anda, mungkin Anda harus menemukan jati diri Anda sendiri dahulu. Jika Anda bisa membuat orang lain tertawa, membantu orang yang butuh bantuan Anda dan tidak membuat orang lain rugi atas hidup Anda, maka hidup Anda “berguna” (uselfull).

 

Sumber Gambar Featured: https://www.inc.com/geoffrey-james/the-essential-job-interview-question-almost-nobody-ever-asks.html

TRI_2020Apr30_Artikel Alno 024

Download PDF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *