Intermezzo

[INTERMEZZO] SUSAHNYA MENJADI MAHASISWA PEDALAMAN SAAT PANDEMI VIRUS CORONA

Oleh Yudas Alno (Mahasiswa PBI STKIP Pamane Talino)

 

Tahun 2020 menurut saya adalah tahun yang sangat-sangat menyedihkan dari tahun-tahun sebelumnya terutama bagi seluruh negara yang terinfeksi Covid-19 (Virus Corona). Pandemi ini adalah sebuah sejarah yang sangat memilukan setelah terakhir kalinya terjadi pada 1918 karena Flu Spanyol. Flu Spanyol adalah virus yang mematikan, bahkan korbannya saja melebihi korban perang dunia I. Di tahun 2020 peristiwa yang hampir serupa kini terjadi lagi lewat Virus Corona. Virus Corona ini pertamakali berasal dari negara China khususnya wilayah Wuhan. Sampai saat ini, berbagai penelitian telah diupayakan oleh para ahli di beberapa negara untuk mencari tahu dari mana asal virus itu dan juga bagaimana cara penanganan virus tersebut.

Bulan Maret 2020 adalah awal Indonesia terjangkiti oleh Virus Corona. Ada banyak orang Indonesia yang terinfeksi Virus Corona. Tak sedikit yang meninggal dunia dari kalangan masyarakat biasa hingga tenaga medis. Akan tetapi, ada juga pasien yang sembuh dari virus ini. Jika angka terinfeksi dan kematian itu jumlahnya lebih banyak dari pada yang sembuh, tentu ini merupakan sebuah berita buruk sekaligus menakutkan untuk kita.

Dampak dari Virus Corona ini sangat banyak mulai dari ekonomi, kemausiaan, sosial, budaya dan banyak lainnya. Pemerintah kemudian menerapkan kebijakan social distancing (jaga jarak aman) untuk setiap orang. Upaya ini dilakukan untuk memutuskan rantai penularan Virus Corona agar tidak berkembang biak. Virus Corona sangat mudah menular lewat sentuhan kulit. Jika kita bersentuhan kulit saja dengan orang yang positif Virus Corona secara tidak sengaja, maka kitapun secara otomatis akan ikut terjangkiti.

Salah satu dampak pandemi Virus Corona adalah di bidang pendidikan. Sistem pendidikan yang umumnya dilakukan di sekolah (SD,SMP,SMK/SMA) dan di kampus (Politeknik,Universitas, dan Institut), berubah menjadi belajar secara online melalui media sosial baik WhatsApp, Google Clasroom, Zoom dan sebagainya.

Sistem belajar online memang cukup lama sudah ada di Indonesia, salah satunya yang diadakan oleh Universitas Terbuka (UT). Hal yang kemudian menjadi “masalah” adalah bagi mahasiswa yang tidak terbiasa belajar secara online, secara khusus mereka yang tinggal di wilayah yang tidak memiliki akses internet yang baik seperti dikota-kota umumnya. Ini membuat mereka merasa kewalahan untuk mengikuti sistem pendidikan yang bersifat online.

Masalah berikutnya ialah banyak mahasiswa di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) memiliki smartphone yang kurang baik dalam arti kinerja smartphone mereka yang sudah lelet (lambat). Smartphone yang seperti ini dipaksa lagi harus mendownload berbagai aplikasi yang dianjurkan oleh para dosen. Ini ibarat memaksa motor yang tidak mau hidup, padahal seharusnya dibawa ke bengkel dulu agar bisa hidup.

Masalah yang juga saya temui adalah bentuk tugas yang tingkat kesulitannya berbeda apabila dilakukan di kampus secara langsung seperti biasanya. Ini membuat mahasiswa juga sulit mengerjakannya karena tidak semua jawabannya ada di internet atau google. Inilah ketidakefektifan yang saya rasakan bersama teman-teman saya sebagai mahasiswa yang dipaksa untuk menjalankan sebuah sistem pendidikan secara online yang disebabkan Virus Corona, namun infrastruktur internet dan sarana penunjang lainnya belum memadai.

Semoga bangsa Indonesia dan juga seluruh negara yang ada di bumi ini segera sembuh dari Virus Corona agar bisa beraktivitas tanpa batas, tanpa rasa curiga dan tanpa ketakutan sehingga kita bisa lagi bercanda dan tertawa  seperti biasanya. Untuk mereka yang telah lama menahan rindu untuk bertemu orang yang dicintainya entah itu teman, keluarga atau kekasihnya -yang selalu didoakan tanpa suara karena mungkin takut didengarkan tetangganya setiap malam-, semoga Tuhan mepertemukan kalian. Teruntuk para tim medis di manapun kalian berada: terimakasih atas jasa dan kerja keras Anda. Sebagai manusia yang percaya Tuhan: kita pasti bertemu lagi dirumah ibadah untuk berdoa bersama. Terimakasih.

 

Sumber Gambar Featured: https://jalantikus.com/tips/cara-memperkuat-sinyal-hp/

TRI_2020Mar31_Artikel Alno_013

Download PDF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *