FILSAFAT PENDIDIKAN KATOLIK: Memahami Gagasan Filosofis Di Balik Dokumen Gravissimus Educationis (GE) Pasal 1

FILSAFAT PENDIDIKAN KATOLIK: Memahami Gagasan Filosofis Di Balik Dokumen Gravissimus Educationis (GE) Pasal 1

Penulis: Trio Kurniawan, M. Fil (Dosen di STKIP Pamane Talino, Pendiri Betang Filsafat)   Gravissimus Educationis (GE) merupakan salah satu dokumen Konsili Vatikan II yang secara khusus berbicara tentang pendidikan Katolik. Dokumen ini diresmikan oleh Paus Paulus VI pada tanggal 28 Oktober 1965. Sangat menarik bahwa kalimat pertama dari dokumen ini menekankan pentingnya peran pendidikan dalam kehidupan manusia, serta dampaknya pada […]

MEMBEDAH PERSOALAN PERDAGANGAN MANUSIA

MEMBEDAH PERSOALAN PERDAGANGAN MANUSIA

Penulis: Efrem Dwi Valencio Dowa Lego (STFT Widya Sasana Malang)   Pengantar Perbudakan adalah hal yang wajar di abad-abad sebelum masehi. Pada masa itu, budak diperjual-belikan dan diperlakukan sesuai dengan keinginan majikannya. Ketika umat manusia terus-menerus berproses dalam mengembangkan akal budinya, perbudakan dianggap sebagai suatu hal yang salah. Sebab perbudakan tidak sesuai dengan kodrat manusia yang bebas untuk menentukan tujuan hidupnya […]

ALAM, KEBUDAYAAN DAN KITA

ALAM, KEBUDAYAAN DAN KITA

Penulis: Deodatus Kolek, S.S., Pr (Penulis Buku, Alumnus STFT Widya Sasana Malang, Mahasiswa STT Pastor Bonus Pontianak)   Pengantar Manusia adalah makhluk yang tidak lepas dari alam semesta. Dia adalah makhluk spatial dan temporal  yang terbatas secara bio-fisik, tetapi juga kreatif untuk mengatasi segala keterbatasannya[1]. Alam semesta adalah tempat manusia untuk merealisasikan diri dalam persatuannya dengan seluruh dimensi kehidupan. Persentuhan […]

BERAGAMA YANG RASIONAL-RELASIONAL: Diskursus Filosofis tentang Umat Beragama di Indonesia

BERAGAMA YANG RASIONAL-RELASIONAL: Diskursus Filosofis tentang Umat Beragama di Indonesia

Penulis: Gerwin Bernardus Putra (STFT Widya Sasana Malang)   Pengantar Indonesia dikenal sebagai negara yang plural dalam berbagai aspek, termasuk aspek beragama. Pluralitas umat beragama memberi panorama tersendiri dalam membentuk pola relasi antar manusia Indonesia. Hal ini merupakan sebuah kekhasan dari Indonesia sendiri, namun juga dapat menjadi sesuatu yang mengancam keutuhan negara. Kasus dilaporkannya  Ustaz Abdul Somad oleh Gerakan Mahasiswa Kristen […]

MENJADI MANUSIA INDONESIA YANG BERADAB DAN BERBUDAYA

MENJADI MANUSIA INDONESIA YANG BERADAB DAN BERBUDAYA

Penulis: RD. Fransiskus Gregorius Nyaming (Mahasiswa Tingkat Doktoral Universitas Katolik Yohanes Paulus II Lublin, Polandia)   Saat-saat terakhir biasanya menjadi kesempatan yang baik untuk merenungkan makna eksistensi kita sebagai manusia. Bahkan seorang filsuf eksistensialis, Karl Jaspers, menjadikan “saat-saat terakhir” sebagai momen penting dalam hidup manusia untuk menegaskan eksistensinya. Dia menyebutnya sebagai “situasi-situasi batas” (boundary situasions) atau Grenzsituationen dalam bahasa Jerman. […]

KEMPUNAN: Sebuah Tinjauan Filosofis

KEMPUNAN: Sebuah Tinjauan Filosofis

Penulis: Trio Kurniawan, M. Fil. (STKIP Pamane Talino; Pendiri Betang Filsafat)   Kempunan (dalam bahasa Suku Dayak Uud Danum disebut Pohunan) adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami nasib sial (ditimpa kecelakaan atau bahkan hingga meninggal) akibat tidak menyentuh atau menyantap makanan yang sudah ditawarkan kepadanya (Leigh 2000: 367-368). Istilah ini begitu familier di antara masyarakat Suku Dayak, termasuk di dalamnya adalah […]